News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Buka Pintu Selebar-lebarnya, Claudio Ranieri Terbuka Jadi Pelatih Timnas Italia

Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih kepala Roma asal Italia Claudio Ranieri terlihat menjelang pertandingan sepak bola Seri A Italia antara AS Roma dan Atalanta BC di Stadion Olimpiade di Roma pada 2 Desember 2024. (Foto oleh Filippo MONTEFORTE / AFP)

Namun apesnya, satu dekade setelah kesuksesan tersebut, Leicester harus turun kasta ke Championship, bahkan pada musim 2025/2026 turun ke kasta ketiga (League One) karena kesulitan bersaing.

"Di Inggris, klub ini dianggap sebagai klub yo-yo, naik turun di dua divisi teratas," bebernya.

"Sayang sekali mereka terdegradasi ke divisi ketiga. Saya akan segera pergi ke Leicester untuk merayakan 10 tahun setelah meraih gelar Liga Inggris, dan para penggemar peduli untuk menciptakan kembali suasana itu," tambahnya.

Terlepas dari itu, Ranieri sejatinya sudah pernah dikontak federasi untuk menjadi pelatih timnas Italia.

Namun kesempatan yang datang bertepatan dengan kontraknya di Roma. 

Walhasil, Italia menunjuk Genaro Gattuso sebagai pilihan paling memungkinkan pada tahun lalu.

Selama babak kualifikasi, performa Italia di bawah legenda AC Milan itu terbilang baik. Sayangnya, hasil yang tidak diharapkan terjadi di laga pamungkas yang menjadi penentuan kelolosan langsung saat melawan Norwegia.

Italia dibabat empat gol tanpa balas di tanah mereka sendiri dan harus puas finis di urutan kedua untuk menjalani play-off.

Di babak play-off, Italia adalah tim yang memiliki peringkat paling tinggi di ranking FIFA.

Anak asuh Gattuso berhasil mengalahkan Irlandia Utara pada laga semifinal, namun kalah dari Bosnia dan Herzegovina di laga final yang membuat mereka tersingkir dan gagal tampil di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, yang menjadi venue Piala Dunia 2026.

"Saya menolak tawaran dari Italia sebelumnya karena saya sudah memiliki pekerjaan di Roma dan tidak bisa mengerjakan dua pekerjaan sekaligus," katanya.

"Saat ini, saya bebas. Jika ada yang menelepon, kenapa tidak? Jangan pernah mengatakan tidak mungkin."

"Kalau dipanggil oleh negara, ya. Ya, dan selesai," tutupnya.

Soal bursa pelatih timnas Italia sejauh ini masih rumor semata, selain Claudio Ranieri yang terbuka dan menawarkan diri, ada Antonio Conte yang telah berujar lebih dulu.

Padahal dia masih memiliki kontrak dengan tim kota Naples itu.

Namun jika federasi menginginkannya, Napoli sudah siap untuk melepas Conte pada musim panas 2026.

(Tribunnews.com/Sina)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini