Dalam sesi latihan terbaru di Paris, para penjaga gawang PSG disebut menjalani simulasi duel udara dengan tekanan fisik yang dibuat menyerupai gaya permainan Arsenal.
Kiper utama PSG, Matvey Safonov, bersama para penjaga gawang lainnya dilatih menghadapi gangguan di area kotak penalti menggunakan tas latihan dan tekanan dari rekan-rekan setim mereka.
Latihan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menangkap bola-bola silang di area sempit sambil menghadapi kontak fisik.
PSG memahami bahwa bola mati bisa menjadi faktor pembeda dalam final nanti.
Luis Enrique disebut ingin memastikan timnya tidak mudah panik saat menghadapi tekanan khas Arsenal di kotak penalti.
Selain itu, staf pelatih PSG juga dikabarkan mulai mempelajari detail pergerakan pemain Arsenal saat skema set-piece berlangsung.
Mulai dari pola blocking, pergerakan tanpa bola, hingga positioning pemain-pemain tinggi Arsenal akan dianalisis secara mendalam sebelum final digelar.
PSG sendiri berada dalam kondisi ideal menjelang laga puncak tersebut.
Klub ibu kota Prancis itu hampir dipastikan kembali menjuarai Ligue 1 dan masih berpeluang meraih treble bersejarah musim ini.
Situasi tersebut membuat Luis Enrique bisa lebih fokus mempersiapkan timnya menghadapi Arsenal dibanding harus memikirkan persaingan domestik yang ketat.
Dengan Arsenal memiliki salah satu senjata bola mati paling berbahaya di Eropa musim ini, duel taktik antara Mikel Arteta dan Luis Enrique dipastikan menjadi salah satu aspek paling menarik pada final Liga Champions nanti.
(Tribunnews.com/Ali)
Baca tanpa iklan