News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Piala Dunia 2026

Era Baru Ancelotti dan Brasil: Mimpi Besar di Piala Dunia 2026

Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KETEGANGAN ANCELOTTI - Ketegangan pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti saat lawan Osasuna di Liga Spanyol 2024/2025 di El Sadar Stadium pada Minggu (16/2/2025) dini hari WIB. (Laman resmi Real Madrid)

Berbagai tokoh penting pemilik klub dengan latar dan karakter yang berbeda telah ia hadapi.

Berbagai pemain dengan kualitas juga pernah ia tangani, tetapi kini adalah periode baru bagi seorang Carlo Ancelotti karena memimpin sebuah negara. Apalagi negara yang dia pimpin merupakan negara yang kaya akan sejarah dan salah satu yang tersukses di Piala Dunia.

Brasil memenangkan lima dari 12 edisi Piala Dunia antara tahun 1959 sampai yang terakhir pada tahun 2002.

Ancelotti sendiri beranggapan bahwa Brasil sebagai tim nasional paling bersejarah di dunia.

"Ada sesuatu genetik yang mewariskan bakat dari satu generasi Brasil ke generasi berikutnya, sebuah negara yang reputasinya memikat imajinasi seperti tidak ada yang lain," katanya.

Ingatlah ketika Brasil menang di Piala Dunia 1994. Semua orang terpikat dengan duet Romario dan Bebeto.

Lalu pada tahun 2002 ada trio mematikan, Ronaldinho, Rivaldo, dan Ronaldo dengan tarian 'Samba' mereka saat mengolah bola di lapangan pertandingan, dan dengan sentuhan akhir yang begitu sempurna.

Namun, semua itu tidak bisa terjadi tanpa ada faktor penunjang lainnya. Bakat pemain memang menjadi satu di antara faktor penentu, tetapi ada hal lain yang harus diperjuangkan sebagai sebuah tim demi kemenangan.

"Kita harus menambahkan komponen lainnya: semangat yang baik, sikap, kerja keras, pengorbanan, semua hal semacam itu," tutur Ancelotti.

"Karena bakat saja tidak mampu memenangkan Piala Dunia. Kenangan terakhir saya tentang seorang pemain yang memenangkan Piala Dunia sendirian adalah Diego Maradona (Argentina) pada tahun 1986," cerita Ancelotti sambil tersenyum.

"Namun periode 1986 hingga 2026 adalah 40 tahun, dan sepak bola telah berubah," sambungnya.

Peluang Brasil di Piala Dunia 2026

Talenta-talenta berbakat Brasil tidak pernah habis, dan selalu ada di setiap waktunya. Termasuk untuk Piala Dunia 2026 nanti.

Raphinha, Vinicius, Joao Pedro, Martinelli, Endrick, Rayan, Matheus Cunha, dan berbagai nama lainnya akan menghiasi skuad tim Samba (mnunggu daftar skuad resmi rilis).

Ancelotti yakin dengan kualitas pemain yang dia miliki, Brasil dapat bersaing dengan negara-negara lainnya di Piala Dunia 2026.

Setiap tim tidak ada yang sempurna dan memiliki masalahnya sendiri, tetapi itulah yang akan menjadi tantangannya. Bagaimana menutupi kelemahan yang dimiliki untuk bangkit dan meraih kesuksesan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini