News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Spanyol

Kebakaran Real Madrid dari Atas Sampai Bawah, Mbappe Terbuka Kritik Tim Sendiri

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MBAPPE - Penyerang Real Madrid asal Prancis #09 Kylian Mbappe merayakan gol kedua timnya dari titik penalti selama pertandingan sepak bola liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Real Betis di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada tanggal 1 September 2024. (Foto oleh Thomas COEX / AFP) (foto arsip)

 

TRIBUNNEWS.COM - Kondisi Real Madrid tak kunjung menunjukkan perbaikan mendekati akhir musim 2025/2026.

Malahan, percikan api konflik yang ada di skuad El Real semakin tajam menancap dengan berbagai kejadian yang ada.

Terbaru, tentu saja pengakuan Kylian Mbappe soal keadaan yang ada di tim yang ia bela saat ini.

Mulai dari pengakuannya soal tak lagi menjadi pilihan utama dari Arbeloa, hingga keberadaan dirinya saat terjadi baku hantam di latihan Real Madrid.

Terlepas dari itu, ada pengakuan Mbappe yang terbilang cukup berani dan blak-blakan.

Baca juga: Jose Mourinho Sudah Tentukan Pemimpin Ruang Ganti Real Madrid, Bukan Kylian Mbappe

Ia secara gamblang memberikan kritik terkait taktik dan wajah yang ditampilkan Real Madrid di setiap pertandingan.

Pemain asal Prancis ini membandingkan keadaan El Real saat masih ada pelatih Xabi Alonso di sana dan tidak.

Menurutnya, Real Madrid lebih tertata dan berbahaya saat memiliki ide dan struktur yang jelas.

Sebagaimana yang diterapkan Xabi Alonso selama sekira enam bulan saja berada di Santiago Bernabeu.

Dibandingkan dengan era Alvaro Arbeloa, Mbappe melihat tak ada struktur yang jelas di dalam tim.

REAL MADRID - Kylian Mbappe dan Vinicius Junior berhasil menyumbang gol saat Real Madrid menjamu Deportivo Alaves di Santiago Bernabeu pada 21 April 2026 waktu setempat. Siulan Madridista untuk Los Blancos. (Foto: Website Real Madrid) (Website Real Madrid)

"Kami memulai musim ini dengan sangat baik. Lalu kami kehilangan segalanya di paruh kedua musim ini," kata Mbappe dikutip dari Madrid Xtra.

"Itu benar-benar menyakitkan."

"Saya rasa kami pernah memiliki gaya bermain dan struktur yang jelas, dan kami kehilangannya," paparnya.

Selain hubungan antarpemain dan pelatih yang kurang harmonis, keadaannya diperparah dengan aksi yang dilakukan Florentino Perez.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini