TRIBUNNEWS.COM - Apakah pemain dalam daftar skuad final tim nasional (timnas) di Piala Dunia 2026 dapat diganti? Jawabannya bisa, namun dengan syarat.
Sampai Jumat (15/5) sudah ada lima negara yang mengumumkan skuad final terdiri dari 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Yakni Bosnia-Herzegovina, Swedia, Islandia Baru, Prancis, dan Jepang.
Dari sejumlah negara di atas, beberapa pemain punya riwayat cedera yang belum lama ini pulih atau dalam masa pemulihan, seperti yang terjadi di dalam skuad timnas Jepang.
Penyelenggaraan turnamen sepak bola paling akbar di dunia empat tahunan itu masih memiliki jeda waktu sampai 12 Juni sebelum kick-off pertandingan pertama waktu Indonesia.
Masalah yang ada saat ini adalah setiap pemain dipaksa bugar dengan rentetan jadwal padat di Eropa.
Tidak sedikit dari mereka yang mengalami cedera jelang Piala Dunia 2026.
Dua pemain utama Jepang contohnya, Kaoru Mitoma (Brighton) dan Yuito Suzuki (Freiburg) mengalami cedera sebulan sebelum pertandingan timnas Jepang.
Bagi pesepak bola profesional, tampil di Piala Dunia adalah mimpi. Namun nahas, peluang merek tampil sirna karena dibalut cedera yang datangnya tidak bisa diprediksi.
Begitu juga ketika para pemain yang sudah masuk dalam daftar skuad final timnas di Piala Dunia 2026.
Masih ada serangkaian pemusatan latihan dan pertandingan persahabatan yang bisa mereka jalani sebelum pertandingan sesungguhnya.
Tapi, bagaimana jika para pemain tersebut mengalami cedera setelah terpilih masuk dalam skuad final dan jelang pertandingan berlangsung? Apakah setiap negara atau timnas bisa melakukan pergantian pemain?
Jawabannya bisa.
Daftar Skuad Sementara (Awal)
Pertama, setiap kontestan yang terdiri dari 48 negara di Piala Dunia 2026 harus menyetorkan daftar 55 pemain sementara hingga batas 11 Mei waktu setempat.
FIFA memperbolehkan setiap negara menyetorkan minimal 35 pemain dan maksimal 55 pemain, termasuk empat penjaga gawang.
Maksimal 75 pejabat tim, termasuk pelatih, dokter tim, dan manajer tim yang juga dapat dicantumkan dalam daftar pelepasan sementara.
Baca tanpa iklan