TRIBUNNEWS.COM - Situasi internal Real Madrid disebut semakin memanas seiring rentetan hasil buruk yang dialami klub sepanjang musim 2025/2026.
Ketegangan di ruang ganti Los Blancos kini terus menjadi sorotan setelah berbagai laporan mengenai konflik antarpemain hingga hubungan yang kurang harmonis dengan pelatih bermunculan ke publik.
Setelah sebelumnya muncul kabar mengenai konfrontasi fisik antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, kini perhatian tertuju pada gaya kepemimpinan pelatih Alvaro Arbeloa.
Menurut laporan Mundo Depotivo, Arbeloa disebut memiliki pendekatan yang terlalu keras dan mulai menciptakan suasana toxic di dalam skuad Real Madrid.
Salah satu pengungkapan terbaru menyebut Arbeloa sempat secara terang-terangan mengatakan kepada Fran Garcia bahwa dirinya tidak akan mendapatkan menit bermain di bawah kepemimpinannya.
“Kamu tidak akan bermain satu menit pun di bawah kepemimpinanku,” ujar Arbeloa kepada Fran Garcia kala itu.
Pernyataan tersebut terjadi tidak lama setelah Arbeloa menggantikan Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid pada Januari lalu.
Baca juga: Jose Mourinho Sudah Tentukan Pemimpin Ruang Ganti Real Madrid, Bukan Kylian Mbappe
Saat itu, Fran Garcia memang nyaris meninggalkan Santiago Bernabeu setelah dikabarkan hampir bergabung dengan Bournemouth.
Namun transfer tersebut batal terjadi pada detik-detik terakhir.
Ironisnya, situasi justru berubah dalam beberapa pekan terakhir.
Fran Garcia kini mulai mendapatkan menit bermain lebih reguler setelah adanya konflik lain di sektor bek kiri Real Madrid.
Arbeloa disebut juga terlibat perselisihan dengan Alvaro Carreras.
Hubungan keduanya memanas setelah Carreras mempertanyakan salah satu keputusan sang pelatih dalam sesi latihan maupun pertandingan.
Arbeloa kabarnya merespons dengan nada tinggi dan berkata:
“Dapatkan lisensi kepelatihanmu sendiri.”
Baca tanpa iklan