"Saya bangga karena telah membuat sejarah di AC Milan, tetapi saya menginginkan babak baru," ujar Leao kepada Sport TV Portugal.
"Saya merasa siap bermain di liga lain. Saya sudah memberikan yang terbaik untuk Milan, tetapi sekarang saatnya mencoba tantangan lain," tambah mantan pemain LOSC Lille.
Leao Memegang Kunci
Seperti yang disinggung awal, penandatanganan Garnacho tidak akan mudah bagi AC Milan, mengingat Chelsea berupaya memulihkan uang yang dikeluarkan saat memboyong sang pemain dari Old Trafford.
Jika The Blues bertekad untuk mendapatkan kembali seluruh biaya €47 juta yang mereka bayarkan setahun yang lalu, kepindahan ke Italia menjadi jauh lebih kecil kemungkinannya.
Kendala keuangan di seluruh liga papan atas Serie A berarti klub-klub seperti AC Milan berhati-hati untuk tidak membayar terlalu mahal untuk pemain yang baru saja menjalani musim individu yang mengecewakan, dan lebih memilih untuk menegosiasikan persyaratan yang lebih menguntungkan.
Kecuali AC Milan bisa menguangkan Rafael Leao, yang ditaksir mencapai 80 juta Euro atau sekitar Rp1,6 triliun, maka kepindahan Garnacho ke Serie A akan lebih mulus.
Melihat kondisi finansial AC Milan, apalagi musim panas lalu jor-joran dalam mendatangkan amunisi, transfer Garnacho baru akan terealisasi dengan syarat Leao meninggalkan San Siro.
(Tribunnews.com/Giri)
Baca tanpa iklan