News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Selebrasi Lokal

Jadwal Opening Ceremony Piala Dunia 2026: Jam Tayang, Cara Nonton, dan Line-up Artis

Penulis: Isnaini Nurdianti
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TROFI PIALA DUNIA - Trofi Piala Dunia dipamerkan saat acara FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Opening ceremony Piala Dunia 2026 digelar 12–13 Juni di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Katy Perry hingga LISA BLACKPINK meriahkan acara. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Selain itu, upacara pembukaan di Meksiko juga akan dimeriahkan oleh Alejandro Fernández, Belinda, Danny Ocean, J Balvin, Lila Downs, Los Ángeles Azules, Maná, dan Tyla.

Sementara itu, upacara pembukaan di Kanada akan menampilkan Michael Bublé sebagai bintang utama.

Sejumlah musisi lain seperti Alessia Cara, Alanis Morissette, Elyanna, Vegedream, Jessie Reyez, Nora Fatehi, Sanjoy, dan William Prince juga masuk dalam daftar pengisi acara.

Adapun di Amerika Serikat, Katy Perry akan menjadi sorotan utama dalam daftar line-up artis yang akan tampil.

Katy Perry akan tampil bersama Future, Anitta, LISA, Rema, dan Tyla.

Aktor sekaligus komedian Jason Sudeikis yang menjabat sebagai Duta Piala Dunia 2026 juga akan membuka acara dan menyambut para penggemar.

Seluruh rangkaian upacara pembukaan Piala Dunia 2026 berada di bawah arahan produser asal Italia, Marco Balich.

Nama Balich dikenal luas berkat keterlibatannya dalam berbagai acara olahraga berskala global, termasuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.

Dengan konsep yang megah dan melibatkan banyak artis internasional, FIFA berharap upacara pembukaan kali ini menjadi salah satu yang paling berkesan dalam sejarah Piala Dunia.

Format 48 Tim Jadi Sorotan

Selain kemeriahan upacara pembukaan, Piala Dunia 2026 juga menyita perhatian karena menggunakan format baru dengan 48 peserta, meningkat dari 32 tim pada edisi sebelumnya.

Pengamat sepak bola dari Spietalg Indonesia, Adrian, menilai perubahan format tersebut membuat perjalanan turnamen menjadi lebih panjang meski tetap menarik untuk diikuti.

"Ini sebenarnya hanya menunda klimaks saja."

"Banyak negara yang baru pertama kali main atau sudah lama sekali absen," tambahnya," ujar Adrian dalam podcast Tribunnews bertajuk "SUPER TAKTIK: Peta Kekuatan Piala Dunia 2026 hingga Mimpi Timnas Indonesia" yang tayang pada 31 Mei 2026 lalu.

(Tribunnews.com/Isnaini)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini