News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Selebrasi Lokal

Bakal Lebih Wah, Upacara Pra-Pertandingan di Piala Dunia 2026 Tak Akan Sama Lagi

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TROFI PIALA DUNIA - Trofi Piala Dunia dipamerkan saat acara FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola di Jakarta, Kamis (22/1/2026). FIFA resmi memperkenalkan format baru upacara pra-pertandingan yang akan digunakan di seluruh laga Piala Dunia 2026. Perubahan ini menjadi salah satu inovasi terbesar yang dilakukan badan sepak bola dunia tersebut dalam beberapa dekade terakhir. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM - FIFA memperkenalkan format baru upacara pra-pertandingan yang akan digunakan di seluruh laga Piala Dunia 2026. 

Perubahan ini menjadi salah satu inovasi terbesar yang dilakukan badan sepak bola dunia tersebut dalam beberapa dekade terakhir.

Jika sebelumnya para pemain inti berdiri berbaris menghadap tribun saat lagu kebangsaan diperdengarkan, kini FIFA menghadirkan konsep yang berbeda. 

Seluruh pemain yang masuk dalam skuad pertandingan, termasuk pemain cadangan, akan berkumpul bersama di lingkaran tengah lapangan.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari konsep baru yang disebut FIFA sebagai "360-degree ceremony" atau seremoni 360 derajat.

Pengamat sepak bola Adrian menilai perubahan tersebut mencerminkan arah baru sepak bola modern yang tidak hanya menjual pertandingan, tetapi juga pengalaman.

"Kalau melihat Piala Dunia 2026, saya rasa ini akan menjadi salah satu edisi yang paling modern dalam sejarah," kata Adrian saat berbicara di Podcast Super Taktik di Youtube Tribunnews.

Dalam era media sosial saat ini, momen-momen emosional seperti upacara pra-laga seperti itu juga berpotensi menjadi simbol yang melekat dalam ingatan publik.

"Ini kan ajang paling monumental dalam sepak bola gitu ya, melebihi Champions League, melebihi Liga Inggris. Jadi sudah pasti tiap edisinya selalu spesial dan melahirkan momen-momen yang akan tercatat dalam sejarah," kata Adrian.

TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE - Podast Tribunnews tentang bumbu dari format baru di Piala Dunia 2026 bersama Spieltag Indonesia, Adrian pada Minggu (31/5/2026). (Tribunnews.com)

Baca juga: Infantino Bela Harga Tiket dan Isu Visa di Piala Dunia 2026

FIFA Ingin Stadion Menjadi Satu Panggung

Perubahan gaya baru upacara pra pertandingan ini bukan sekadar soal estetika.

FIFA seperti dimuat dalam laman mereka, menyebut konsep baru tersebut sebagai pengalaman "360 derajat", yakni sebuah upaya untuk membuat seluruh stadion ikut terlibat dalam seremoni sebelum pertandingan.

Dalam format lama, sebagian besar perhatian hanya terpusat pada satu sisi lapangan. Penonton yang berada di belakang pemain sering kali tidak mendapatkan sudut pandang terbaik ketika lagu kebangsaan diputar.

Kini FIFA ingin mengubah itu.

Dengan pemain yang berkumpul di tengah lapangan dan elemen visual ditempatkan secara melingkar, penonton dari seluruh penjuru stadion diharapkan tetap bisa menikmati momen yang sama.

Dengan kata lain, FIFA sedang mencoba mengubah seremoni pra-pertandingan dari sebuah formalitas menjadi pertunjukan yang dirasakan bersama oleh puluhan ribu orang di stadion.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini