TRIBUNNEWS.COM - Menuju pembukaan Piala Dunia 2026, media Inggris, Goal.com, secara khusus menurunkan tim penulis dan editor mereka untuk membedah seberapa jauh langkah pasukan Tiga Singa akan melaju.
Tim yang tergabung di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama ini dinantikan aksinya dalam edisi Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Euforia pembukaan Piala Dunia 2026 ternyata memicu gelombang diskusi hangat di kalangan pencinta sepak bola tanah air, termasuk pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Pandawa Football Academy (PFA), Muhammad Khoirullah.
Dalam kesempatan wawancara bersama Tribunnews, Khoirullah secara terbuka menjagokan dan menyatakan sangat optimistis bahwa tim nasional Inggris memiliki peluang besar untuk melaju jauh pada edisi kali ini demi mengakhiri puasa gelar piala dunia yang sudah berlangsung sangat lama.
Analisa Media Inggris
Menyambung proyeksi tersebut, jurnalis Goal.com, Mark Doyle, melontarkan analisis awal bahwa langkah anak-anak asuh Thomas Tuchel ini kemungkinan besar justru akan terhenti pada babak perempat final saja.
Doyle menilai Inggris sebenarnya sangat beruntung karena mendapatkan hasil undian yang tergolong ringan sehingga mereka diprediksi bisa melenggang dengan mudah pada fase grup.
Ujian pertama yang sesungguhnya baru akan menghadang Harry Kane cs saat mereka menantang salah satu tim tuan rumah, Meksiko, di Stadion Azteca yang terkenal angker pada babak 16 besar.
Meskipun kualitas individu penggawa Inggris diyakini mampu meredam tekanan suporter tuan rumah di Meksiko, tantangan yang jauh lebih berat justru datang dari faktor nonteknis di fase berikutnya.
Kondisi cuaca yang sangat menyengat serta tingkat kelembapan udara yang ekstrem saat bertanding di Miami diprediksi akan menjadi momok menakutkan yang menguras habis fisik para pemain.
Situasi lingkungan tersebut jelas menjadi siksaan berat bagi mayoritas pilar Inggris yang kelelahan setelah menjalani semusim penuh kompetisi domestik Liga Utama Inggris yang terkenal sangat kejam menuntut ketahanan fisik.
Berbeda sedikit dengan Doyle, pandangan yang jauh lebih skeptis justru diutarakan oleh analis sepak bola Goal.com lainnya, Krishan Davis.
Baca juga: Pembuktian Ivan Toney di Timnas Inggris, ke Liga Arab Saudi Bukan Akhir Segalanya
Davis memprediksi turnamen akbar di Amerika Utara ini justru akan kembali menghadirkan kisah patah hati yang sangat mendalam bagi publik sepak bola Inggris.
Meskipun media-media Britania Raya gencar mengampanyekan misi mengakhiri penderitaan tanpa gelar selama enam puluh tahun, realitas di lapangan hijau dinilai akan berbicara lain.
Davis meyakini bahwa taktik Tuchel akan menemui jalan buntu apabila Inggris harus bersua dengan negara raksasa tradisional seperti Brasil, Argentina, atau Spanyol di fase gugur.
Optimisme dari Pelatih SSB PFA
Beda dengan analisa jurnalis media Inggris, dari kacamata Muhammad Khoirullah selaku pelatih kepala tim muda Pandawa Football Academy (PFA) menyalakan optimisme kepada timnas Inggris.
Baca tanpa iklan