TRIBUNNEWS.COM - Tim paling banyak menciptakan tembakan tepat sasaran selama kualifikasi akan menghadapi tim debutan Piala Dunia 2026. Dua tim yang seakan beda dimensi, satu jawara Eropa dengan segudang pengalaman, dan satu lagi tim yang baru 'kemarin sore' tumbuh dan berkembang.
Duel itu merujuk pada pertandingan Spanyol vs Tanjung Verde dalam Grup H Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Stadion Atlanta pada senin (15/6/2026) pukul 23.00 WIB.
Tim asuhan Luis de la Fuente menghasilkan rata-rata 9,7 tembakan tepat sasaran per 90 menit waktu pertandingan, angka itu menjadi yang terbanyak di antara kontestan mana pun di Piala Dunia 2026 selama babak kualifikasi, menurut Analyst Opta.
Pelatih berusia 64 tahun tersebut mengembalikan kejayaan Spanyol dengan caranya sendiri yang kini bakal berjuang di ajang paling tinggi.
Modalnya, timnas Spanyol tidak terkalahkan dalam 31 pertandingan kompetitif terakhir mereka, memenangkan 25 pertandingan sejak kekalahan 2-0 atas Skotlandia pada Maret 2026.
Catatan itu adalah rekor terpanjang mereka dalam pertandingan non-persahabatan tanpa kekalahan.
Menurut Football Enthusiast, Gigih Windar dalam podcast Tribunnews, 'Super Taktik: Prediksi Grup G-L Piala Dunia 2026, Grupnya Para Calon Juara' mengungkapkan, ada beberapa aspek yang memengaruhi perkembangan timnas Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente.
Faktor pertama soal harmoni di ruang ganti.
Menurutnya, Luis de la Fuente merupakan sosok pelatih yang mementingkan situasi di dalam ruang ganti.
"Hal itu dianggap sebagai kunci keberhasilan Spanyol saat ini, karena pelatih mampu menjaga kekompakan tim di tengah tekanan eksternal dari media," kata Gigih dalam podcast di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah itu.
Berikutnya ada faktor kedalaman skuad yang mumpuni.
Ingat ketika Spanyol kehilangan Pedri yang menjadi motor dan pengatur ritme permainan tim Matador karena cedera dan digantikan dengan Zubimendi? Semuanya terjawab di lapangan. Spanyol tidak kekurangan sosok. peran Pedri digantikan dengan baik oleh Zubi.
Meski sudah dua tahun berlalu, keduanya tetap menjadi andalan bagi de la Fuente, dan kini berada dalam skuad Spanyol di Piala Dunia 2026.
Tidak hanya di lini tengah, tetapi juga kekayaan yang dimiliki Spanyol ada di bawah mistar gawang sampai lini serang, termasuk sang striker andalan de la Fuente, Mikel Oyarzabal.
Baca tanpa iklan