News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Selebrasi Lokal

Belajar dari Argentina, Inggris Bangun Semangat Juara Menuju Piala Dunia 2026

Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Komentar Declan Rice setelah kemenangan 3-0 Inggris atas Kosta Rika dalam laga uji coba di Inter&Co Stadium, Orlando, Kamis (11/6/2026). Inggris dalam kepercayaan diri yang baik dan siap melakoni laga perdana Piala Dunia 2026. Ilustrasi desain poster Tribunnews via ChatGPT.

 

TRIBUNNEWS.COM - Bagi bek timnas Inggris, Dan Burn, Argentina adalah contoh bagaimana menjuarai Piala Dunia dengan semangat tim yang kompak dan tidak tergoyahkan. Itulah yang coba dibangun oleh timnas Inggris untuk turnamen yang akan berlangsung di Amerika Utara tahun ini.

Pemain yang memiliki nama lengkap Daniel Johnson Burn itu mengungkapkan, sejak awal pemusatan latihan timnas Inggris, Thomas Tuchel sang juru taktik membangun rasa persaudaraan dan kebersamaan antarpemain dengan cukup baik.

"Kami selalu menekankan hal itu sejak perkemahan (pemusatan latihan) pertama yang kami adakan bersama, tentang persaudaraan dan kebersamaan," ungkap Dan Burn kepada Sky Sport.

"Saya merasa bahwa seringkali tim yang akhirnya memenangkan turnamen seperti ini adalah tim yang memiliki persaingan ketat."

"Jika Anda melihat Argentina di Piala Dunia terakhir (Qatar), Anda akan merasakan seolah-olah mereka benar-benar berjuang untuk satu sama lainnya," tambahnya.

Itulah yang kini sedang diadopsi oleh skuad The Three Lions, meskipun sulit untuk memulainya, tetapi kini kondisinya sudah jauh lebih baik.

"Apa yang telah diciptakan oleh staf di hotel yang kita miliki sekarang seharusnya dapat membantu dalam hal itu," ungkapnya.

"Ada orang-orang yang pernah bermain bersama kami sebelumnya, dan itu selalu membantu, jadi teruslah berusaha untuk membangunnya," jelasnya.

Football Enthusiast, Gigih W berpendapat timnas Inggris bisa mengikuti jejak timnas Argentina untuk juara dunia setelah terakhir kali merasakannya di tahun 1966 dengan menjadi satu kesatuan tim yang berjalan bergandengan dan bersamaan.

Baik itu faktor di luar lapangan, ruang ganti, maupun di dalam pertandingan.

Kuncinya bagi Gigih, asalkan Thomas Tuchel dapat menjaga kondusifitas dan kenyamanan antarpemain.

"Kuncinya kalau memang mau melaju jauh buat Inggris itu gimana caranya menjaga ruang ganti tetap kondusif. Itu aja, tetap kondusif dan pemain-pemain ini nyaman," kata Gigih.

Di masa sebelum Tuchel, Inggris cukup bertaji ketika berlaga di Piala Dunia maupun Piala Eropa.

Mereka mecapai babak final di dua ajang tersebut, namun sayangnya, faktor keberuntungan belum berpihak kepada mereka untuk mengangkat trofi.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini