Nantinya, Alibaba akan hadir disetiap mall tersebut secara fisik sebagai tempat para konsumen berbelanja online.
Sementara Intime bisa memanfaatkan database pelanggan yang dimiliki Alibaba untuk berpromosi atau mendapatkan survei pelanggan untuk produk-produk mereka.
"Kami tidak membedakan ekonomi nyata dan virtual. Namun mereka yang masih berpegang pada cara-cara lama dalam berbisnis ritel akan kesulitan di era teknologi seperti sekarang," ujar Daniel Zhang, CEO Alibaba Group.
Sumber : Reuters
Baca tanpa iklan