"Kalau menurut saya, industri yang paling terstruktur itu banking karena ada regulator datanya. Sementara, industri ritel paling menantang karena banyak sekali duplikasi data dan kendala kualitas dari datanya sendiri," terangnya.
Oleh karena itu, Erwin menekankan, Teradata ingin menanggulangi isu ini dengan mendorong pelaku industri untuk menggunakan sistem yang disebut "Data Governance".
Dengan demikian, sistem ini dipercaya akan mengurangi duplikasi data yang dianggap menganggu.
Teradata memiliki lebih dari 10.000 karyawan dan lebih dari 1.400 pelanggan di seluruh dunia. Beberapa pelanggan Teradata di Indonesia adalah Bank Mandiri, Telkomsel, dan BNI.
Baca tanpa iklan