Kekhawatiran pengguna Facebook akan data personalnya semakin sensitif akhir-akhir ini, setelah Facebook diterpa masalah kemanan privasi penggunanya, setelah skandal pencurian 50 juta data pengguna oleh pihak ketiga, Cambridge Analytica.
Data tersebut dikumpulkan untuk kepentingan pemenangan Pilpres AS tahun 2016.
Baca tanpa iklan