News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Untuk Cetak Ahli Analisis Data, SAS Siapkan 5 Program Sertifikasi untuk Mahasiswa Indonesia

Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Perusahaan data analitik global, SAS, akan meluncurkan program SAS Software Certified Young Professionals (SCYP).

TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan data analitik global, SAS, akan meluncurkan program SAS Software Certified Young Professionals (SCYP).

Program yang pertama kali diadakan di Asia Tenggara ini ditujukan untuk pelajar Indonesia, Malaysia, dan Vietnam.

Managing Director SAS, Febrianto Siboro menyebutkan, SAS SCYP bertujuan untuk mencetak pelajar menjadi tenaga ahli analisis data yang memiliki pengetahuan serta keahlian yang mumpuni, di tengah-tengah pasar tenaga kerja yang terdampak akibat Covid-19.

Selain itu, program ini sekaligus untuk membantu industri dalam memenuhi kebutuhan akan ahli data science dan analitik yang terus bertumbuh.

Baca juga: Tesla Segera Kenalkan Teknologi Kendaraan Autopilot Pekan Depan

Beberapa bulan terakhir, adopsi digital dalam wilayah ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, pemerintah di kawasan Asia Tenggara juga telah mengidentifikasikan bahwa pendukung utama untuk merespon kondisi normal baru dan beradaptasi terhadap kondisi ekonomi adalah teknologi.

Febrianto menyebutkan, SAS memiliki akar sejarah yang cukup panjang di bidang akademis.

"Meluncurkan program yang bertujuan untuk memberdayakan para pelajar dengan pengetahuan dan keahlian mengenai SAS analitik, membantu menjawab permintaan pasar Asia Tenggara akan tenaga profesional di bidang teknologi," kata Febrianto dalam keterangan tertulisnya pada Tribunnews.com.

"Organisasi bisnis membutuhkan sumber daya manusia yang paham akan data, mengerti cara mengelola serta menganalisis data, membangun model, dan menentukan informasi mana yang memiliki nilai tinggi."

"Perusahaan akan sangat antusias merekrut mahasiswa dengan keahlian analitik seperti ini,” tambahnya.

Baca juga: Startup4Industry 2020, Wujud Pentingnya Inovasi dan Teknologi dalam Dunia Industri

Menurut Febrianto, program SAS SCYP ini akan memungkinkan para pelajar untuk memiliki sertifkasi SAS di bidang pemrograman, machine learning, dan analitik visual melalui metode kursus jarak jauh (e-learning) sesuai dengan kecepatan mereka masing-masing.

Progam ini juga akan memfasilitasi para siswa untuk berkolaborasi dan terlibat langsung dengan bergabung ke dalam komunitas SAS.

Selain itu, mereka juga dapat mendaftar webinar yang diselenggarakan SAS serta dibimbing langsung oleh para ahli SAS.

Dengan demikian, mereka bisa bertanya dan terus memperbaharui pengetahuan mereka dengan informasi-informasi terkini.

"Ketika siswa telah menyelesaikan semua paket kursus online tersebut dan mengikuti webinarnya, mereka sudah bisa mengambil ujian sertifikasi dengan panduan persiapan dari para ahli di SAS, serta belajar dari materi-materi ujian sebelumnya untuk membuat mereka lebih siap," lanjut Febrianto.

Baca juga: Didukung Teknologi IoT, Kartu Digital Ini BIsa Pantau Pergerakan OTG untuk Tangani Pasien Covid-19 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini