"Jadi targetnya kami bukan di angka penjualan tapi targetnya bagaimana bisa memperkenalkan perangkat ini agar bisa diterima dengan mudah ke konsumen. jadi itu target utamanya," imbuh Aryo.
Selain itu, meski konektivitas Reno6 belum mendukung jaringan 5G, Aryo mengatakan ponsel 4G masih dibutuhkan saat ini. Baginya hal tersebut dinilai tidak mengurangi ketertarikan masyarakat untuk memiliki smartphone yang dibanderol Rp 5.199.000 itu.
"Memang penjualan ponsel 5G saat ini sangat ramai di pasar. Tapi perlu dicatat Reno6 dijual untuk seluruh Indonesia, di mana di seluruh Indonesia mungkin segmentasi 4G masih tinggi bahkan beberapa daerah ada yang baru mendapat jaringan ini. Jadi kami sangat optimis sekali, meski masih menggunakan 4G, Reno6 sangat dimungkinkan sekali tetap dipilih konsumen karena kebutuhanorang berbeda-beda, belum tentu semua orang membutuhkan 5G saat ini," tutup Aryo.
--
Baca tanpa iklan