Laki-laki ini diketahui selalu ingin menjaga hidupnya untuk tetap sederhana dan hanya fokus pada bagaimana dirinya akan melayani komunitas yang ia ciptakan dengan sebaik-baiknya.
Zuckerberg bekerja sekitar 50 hingga 60 jam dalam sepekan.
Baca juga: WhatsApp, Instagram, Facebook Down karena Masalah Jaringan, Kini Berangsur Pulih
Namun ia biasanya tidak menghabiskan sebagian besar waktunya itu hanya berada di dalam kantornya saja.
Karena faktanya adalah dimanapun waktunya dihabiskan, ia akan menghabiskannya secara produktif.
Saat Zuckerberg sedang tidak memikirkan bisnis Facebook miliknya, ia mencoba melakukan lebih banyak hal untuk dirinya sendiri.
Bagaimanapun juga, seorang pemimpin yang baik harus selalu berhati-hati dalam mengembangkan pikirannya.
Laki-laki berambut blonde ini juga gemar mempelajari bahasa asing dan membaca buku.
Ia bahkan mencoba membaca buku baru setiap dua pekan.
Lalu kegiatan apa yang ia lakukan selanjutnya ?
Tentu saja ia sering bepergian, terutama dengan istri dan dua putrinya.
Karena pada akhirnya ia tidak melupakan bahwa dirinya adalah seorang ayah yang peduli dengan keluarga.
Setiap malam sebelum tidur, Zuckerberg biasanya memeluk putrinya dan mengucapkan doa tradisional Yahudi, sesuai agama yang dianutnya.
Jika anda bertanya apakah hidup Mark Zuckerberg penuh tekanan dalam menangani raksasa bisnisnya, pada usia muda hingga matangnya, ia tidak pernah menghabiskan waktu hanya untuk membuat keputusan yang mungkin dianggap penting oleh mayoritas orang pada umumnya, seperti memilih sepatu atau pakaian apa yang harus dipakai.
Karena baginya, pekerjaan melibatkan konsep penawaran kepada orang lain dan memperhatikan bagaimana ia akan membangun serta mengembangkan layanan yang akan ia berikan, merupakan hal yang jauh lebih penting.
Zuckerberg merupakan seorang pengusaha muda, namun ia berpikir dengan cara yang sangat dewasa.