News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lonjakan Harga RAM yang Tak Terkendali Ancam Industri Game, PC, hingga Smartphone

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LAPTOP AI FUTURE-PROOF - ASUS ExpertBook PM3 PM3406CKA dirancang untuk kebutuhan bisnis modern dengan opsi upgrade lengkap. Lonjakan harga RAM global kian tak terbendung. Serbuan kebutuhan pusat data AI bikin industri game, PC, hingga smartphone terancam mahal

Peralihan prioritas pasokan secara langsung mengurangi ketersediaan RAM untuk produsen PC, laptop, dan smartphone.

Akibatnya, pasokan menjadi terbatas sementara permintaan tetap tinggi, menciptakan ketidakseimbangan pasar.

Sesuai hukum ekonomi, ketika permintaan meningkat tajam sementara pasokan menyusut, harga akan terdongkrak naik secara signifikan.

Dengan kondisi tersebut, harga RAM diprediksi akan tetap berada di level tinggi dalam jangka menengah hingga panjang.

Selama pusat data AI terus menyerap porsi besar pasokan memori dunia, pasar konsumen harus bersiap menghadapi realitas baru.

Alhasil RAM bukan lagi komponen murah, melainkan sumber tekanan utama dalam rantai industri teknologi global.

Industri Game, PC, hingga Smartphone Terancam

Lonjakan harga RAM global belakangan mulai menimbulkan dampak serius bagi sejumlah industri.

Di industri game, mahalnya RAM menjadi hambatan langsung bagi pengembangan gim kelas atas.

Gim modern membutuhkan kapasitas memori besar untuk menjalankan grafis realistis, dunia terbuka berskala luas, serta kecerdasan buatan dalam permainan.

Ketika harga RAM meningkat tajam, biaya produksi perangkat gaming ikut naik, sementara basis pengguna berisiko menyusut akibat harga PC gaming yang semakin mahal.

Kondisi ini dikhawatirkan memperlambat inovasi dan membuat pengembang lebih berhati-hati dalam merancang gim berteknologi tinggi.

Tekanan serupa dirasakan industri PC dan laptop. Produsen menghadapi dilema antara mempertahankan harga jual atau menjaga spesifikasi produk.

Kenaikan harga RAM memaksa sebagian produsen memangkas kapasitas memori bawaan atau menaikkan harga perangkat.

Akibatnya, konsumen mendapatkan perangkat dengan spesifikasi lebih rendah pada harga yang sama, atau harus membayar lebih mahal untuk performa yang setara dengan generasi sebelumnya.

Dampak paling nyata terlihat pada segmen menengah dan entry-level. PC dan laptop yang sebelumnya terjangkau kini menjadi lebih mahal, sehingga mempersempit akses masyarakat terhadap perangkat komputasi.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini