Hal tersebut tentunya berpotensi memperlebar kesenjangan digital, terutama di negara berkembang yang sangat bergantung pada perangkat berbiaya rendah.
Industri smartphone juga tidak luput dari tekanan. RAM merupakan salah satu komponen penting dalam menentukan performa ponsel, khususnya untuk multitasking dan aplikasi berat.
Kenaikan harga memori membuat produsen terpaksa melakukan penyesuaian strategi, seperti mengurangi kapasitas RAM, menunda peluncuran model baru, atau menaikkan harga jual.
Beberapa vendor bahkan memangkas spesifikasi lain untuk mengimbangi mahalnya RAM, sehingga kualitas keseluruhan perangkat ikut terpengaruh.
(Tribunnews.com / Namira)
Baca tanpa iklan