TRIBUNNEWS.COM - Platform streaming musik Spotify kembali mengembangkan fitur kecerdasan buatan (AI) miliknya bernama DJ.
Melalui pengumuman resmi di Spotify Newsroom yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026, Spotify mengungkapkan fitur DJ kini hadir di lebih banyak negara sekaligus menambah empat pilihan bahasa baru.
Empat bahasa tambahan tersebut meliputi bahasa Prancis, Jerman, Italia, dan Portugis Brasil.
Kehadiran bahasa baru ini membuat pengalaman mendengarkan musik terasa lebih personal bagi pengguna di berbagai wilayah dunia.
Spotify menjelaskan, sejak pertama kali diluncurkan pada 2023, fitur DJ versi beta telah digunakan oleh sekitar 94 juta pelanggan Premium.
Fitur ini membantu pengguna menemukan lagu favorit baru sekaligus menghadirkan kembali lagu-lagu lama yang mungkin sudah lama tidak diputar.
DJ Spotify bekerja dengan menganalisis kebiasaan mendengarkan musik pengguna.
Setelah itu, sistem akan membuat daftar putar yang disesuaikan dengan selera masing-masing pengguna.
Tidak hanya memutar musik, fitur ini juga memberikan komentar layaknya seorang penyiar radio pribadi.
Pengguna dapat mendengar penjelasan singkat, rekomendasi lagu baru, hingga informasi menarik terkait artis favorit mereka.
Spotify juga menghadirkan fitur “DJ requests” yang memungkinkan pengguna meminta suasana musik tertentu.
Baca juga: Spotify Rilis Fitur Fitness Baru, Bisa Olahraga Sambil Dengarkan Playlist
Pengguna bisa meminta playlist dengan nuansa santai, lagu romantis untuk makan malam, atau musik penuh energi untuk pesta.
Permintaan tersebut dapat dilakukan melalui suara maupun teks dengan menekan tombol DJ di aplikasi Spotify.
Selain penambahan bahasa, Spotify juga memperluas ketersediaan fitur DJ ke sejumlah negara baru, seperti Austria, Brazil, France, Germany, Italy, Portugal, South Korea, dan Switzerland.
Dengan ekspansi ini, fitur DJ Spotify kini telah tersedia di lebih dari 75 pasar di seluruh dunia.
Baca tanpa iklan