Fitur tersebut juga dapat dipakai untuk membangunkan lampu status sehingga pengguna bisa mengetahui kondisi baterai perangkat tanpa membuka aplikasi.
Jika lampu putih muncul, artinya perangkat aktif dengan baterai antara 20 hingga 100 persen. Lampu merah menunjukkan baterai di bawah 20 persen dan perlu segera diisi ulang.
Sementara jika tidak ada cahaya sama sekali, perangkat kemungkinan dalam kondisi mati atau kehabisan daya.
Google juga menyebut gesture ketuk ganda tersebut dapat digunakan untuk mematikan alarm Smart Wake maupun alarm biasa yang diatur lewat aplikasi Google Health.
Selain mengungkap fitur-fitur baru Fitbit Air, laporan tersebut juga menyebut perangkat demo Fitbit Air kini sudah tersedia di sepuluh Google Store di Amerika Serikat.
Kehadiran unit demo itu membuat banyak pengguna mulai membandingkan ukuran Fitbit Air dengan perangkat wearable lain seperti Whoop.
Dari sejumlah perbandingan yang muncul, Fitbit Air terlihat memiliki ukuran lebih ramping dan lebih sempit dibandingkan perangkat Whoop.
Desain yang lebih kecil tersebut diperkirakan membuat Fitbit Air lebih nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun olahraga.
Hingga saat ini Google masih belum mengungkap seluruh detail resmi mengenai Fitbit Air, termasuk harga dan jadwal peluncuran global perangkat tersebut.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan