Laporan tersebut menjelaskan bahwa penurunan performa baterai memang umum terjadi setelah penggunaan dua hingga tiga tahun.
Karena itu, banyak pengguna kini lebih mempertimbangkan smartphone dengan baterai tahan lama dibanding desain baru.
Beberapa model yang disebut memiliki performa baterai baik antara lain:
- OnePlus 15
- Poco F7 Ultra
- OnePlus 13R
- OnePlus 15R
CNET juga menyoroti kenaikan harga smartphone dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai contoh, harga awal iPhone generasi pertama dulu sekitar 600 dolar AS atau sekitar Rp9,8 juta.
Sementara itu, model dasar iPhone 17 kini disebut mulai dari 800 dolar AS atau sekitar Rp13,1 juta.
Di sisi lain, Samsung Galaxy S26 disebut memiliki harga awal sekitar 900 dolar AS atau sekitar Rp14,7 juta.
Menurut 9to5Mac, tingginya harga kemungkinan juga akan membuat iPhone lipat menjadi produk khusus atau niche market.
Bahkan jika Apple benar-benar meluncurkan perangkat tersebut, harga diperkirakan bisa menembus lebih dari 2.000 dolar AS atau sekitar Rp32,8 juta.
(Perkiraan konversi menggunakan kurs sekitar Rp16.400 per dolar AS. Harga resmi di Indonesia nantinya bisa berbeda tergantung pajak dan distribusi.)
Survei CNET sendiri dilakukan bersama YouGov terhadap 2.486 orang dewasa di Amerika Serikat, termasuk 2.407 pengguna smartphone.
Survei berlangsung secara online pada 29 April hingga 1 Mei 2026.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan