Saat itu keputusan tersebut memicu banyak kritik dari sebagian pengguna yang merasa fitur tersebut penting untuk membantu menilai kualitas sebuah video.
Berdasarkan pantauan tim Tribunnews.com pada Rabu (10/6/2026), update ini belum tercantum dalam halaman resmi "test features and experiments" milik YouTube.
Karena itu, kemungkinan besar pengujian masih dilakukan secara terbatas kepada kelompok pengguna tertentu.
Hingga saat ini, perubahan tersebut juga belum ditemukan pada video YouTube reguler.
Uji coba tampaknya hanya berlaku untuk YouTube Shorts.
Sementara itu, YouTube juga disebut mulai memperluas penggunaan animasi interaktif pada tombol Like.
Saat pengguna menekan tombol tersebut, ikon dapat berubah menjadi berbagai bentuk yang menyesuaikan tema video.
Beberapa animasi yang dilaporkan muncul antara lain ikon telapak kaki anjing, kucing, roda, bohlam, dan berbagai ikon lainnya.
Fitur animasi kontekstual tersebut sebenarnya sudah mulai hadir beberapa bulan lalu, namun kini disebut semakin banyak tersedia untuk pengguna di berbagai wilayah.
Karena masih berstatus uji coba, belum diketahui apakah ikon hati akan menggantikan tombol Like secara permanen atau hanya menjadi salah satu eksperimen sementara yang dilakukan YouTube pada platform Shorts.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan