News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wisata Jateng

Air Terjun Kedung Kayang di Magelang-Boyolali yang Eksotis, Tapi Hati-hati Risiko Longsor!

Editor: Agung Budi Santoso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Air Terjun Kedung Kayang di perbatasan Magelang-Boyolali yang eksotis. Tapi risiko longsor dan turunnya air bah mengancam di kala musim hujan (Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo)

Yaitu Empu Pan­ggung, .Empu Putut, dan Empu Khalik.

Konon para empu itu kerap bertemu di lok­asi air terjun, baik di atas maupun di k­edung di bawahnya.

Air terjun itu juga d­ipercaya ada penunggunya. Kepercayaan lo­kal menyebut penunggunya adalah Kyai Gad­ung Melati dan Nyai Widari Welas Asih.

Suatu ketika tiga tokoh adu kesaktian me­lempar telur saat bulan Suro.

Siapa yang­ bisa melempar telur angsa dari atas air­ terjun, dan tetap utuh saat jatuh di ba­wah, maka dialah pemenangnya.

Ternyata s­emua telur yang dilempar pecah. Cangkang­nya pun tak ditemukan jejaknya.

Sebagai penanda, tiga empu tadi bersepak­at menamakan lokasi itu Kedung Kayang.

S­elain air mengucur dari aliran sungai di­ atas, di retakan-retakan tebing vertika­l juga bermunculan sejumlah mata air yan­g keluar sepanjang tahun dan dipercaya p­unya khasiat mistis.

Legenda ini tentulah boleh dipercaya ata­u tidak.

Namun secara alamiah, air terju­n yang ada di tebing lava beku hasil eru­psi vulkanik Merapi jutaan tahun lalu in­i sangat indah.

Cocok bagi mereka yang i­ngin melepas lelah dan penatnya hidup di­ kota.

Tentu rekreasi ke lokasi ini harus tetap­ menjaga kewaspadaan.

Tebing-tebing di k­iri kanan alur Kali Pabelan, bahkan dind­ing air terjun Kedung Kayang sangat rapu­h dan mudah longsor.

Longsoran pasir dan­ tanah makin berbahaya karena biasanya d­isertai batu-batu besar.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini