News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

4 Hidangan Aneh di Cina: Sup Kotoran Sapi, Kopi Cacing hingga Telur Semut

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MASAKAN ANEH - Tiga masakan aneh di China

 

TRIBUNNEWS.COM, CHINA -  Pelancong luar negeri yang berkunjung ke China kerap heran dengan beraneka ragamnya  hidangan kuliner  di negara itu.

Karena wilayah negaranya yang luas dan gaya hidup yang berbeda-beda dari berbagai penduduknya, beberapa sajian yang dianggap makanan lezat oleh penduduk setempat tampak aneh bagi orang lain.

Meski bagi penduduk lokal masakan itu dianggap lumrah.

Berikut empat masakan paling aneh di China dianggap menantang selera tradisional seperti dikutip dari SCMP, Minggu (9/3/2025).

Kepala kelinci

Di provinsi Sichuan di China barat daya, penduduk setempat mengonsumsi sekitar 95 persen kelinci di negara itu.

Hal ini menimbulkan lelucon bahwa tidak ada kelinci yang dapat meninggalkan Sichuan hidup-hidup.

Selain daging mamalia pemakan tumbuhan ini, penduduk setempat juga suka memakan kepalanya yang biasanya dimasak dengan minyak cabai dan cabai rawit.

Ilustrasi kelinci. (pets4homes.co.uk)

Kepala kelinci, yang dijual dengan harga antara 10 dan 20 yuan tiap buah (US$1,4 dan US$2,8), merupakan makanan ringan jalanan yang umum, biasanya disajikan bersama bir.

Video yang menunjukkan cara memakan hidangan tersebut telah menjadi viral di media sosial setelah orang-orang mengeluh bahwa hidangan tersebut sulit dihabiskan karena banyaknya tulang.

"Saya sangat menikmati makan kepala kelinci. Menurut saya, prosesnya seperti anatomi," kata seorang netizen.

Namun, orang lain berkata “Butuh waktu lama untuk makan, tetapi pada akhirnya, Anda tidak mendapatkan banyak daging.”

Kopi cacing

Sebuah kafe di Yunnan, Cina barat daya, menarik perhatian di Cina ketika meluncurkan produk baru dengan mencampur cacing goreng dan kopi.

Menu yang disajikan antara lain bamboo worm Americano, locust latte, dan bee latte.

“Cacing kami harum dan renyah karena digoreng,” kata pemilik kafe Xu Qing kepada Chuncheng Evening News.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini