TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, kuliner Jepang semakin merajai lanskap gastronomi Indonesia.
Mulai dari ramen, sushi, hingga gyukatsu, restoran Jepang terus bermunculan di kota-kota besar di Indonesia, menandakan antusiasme masyarakat terhadap cita rasa Negeri Sakura.
Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian dari gaya hidup urban yang mengutamakan pengalaman bersantap autentik, sehat, dan berkualitas.
Mengapa Kuliner Jepang Begitu Digemari? Ada beberapa alasan mengapa kuliner Jepang sangat digemari.
Menu yang Familiar
Profil rasa yang familiar seperti perpaduan nasi hangat, lauk renyah, dan saus manis-gurih menjadi daya tarik tersendiri.
Ini terasa dekat dengan lidah orang Indonesia.
Baca juga: Kuliner Jepang di Bali: Ramen Kumamoto dengan Cita Rasa Tradisional Kyushu
Tendon misalkan, adalah menu masakan Jepang yang artinya bukan berarti urat atau otot, melainkan singkatan dari “Tempura Donburi”.
Ini adalah hidangan berupa semangkuk nasi putih hangat yang diberi topping tempura (udang, ikan, sayuran, atau telur).
Menu ini muncul pada zaman Edo (sekitar pertengahan 1800-an) di Jepang.
Penyajian: Biasanya disajikan dengan saus khas bercita rasa manis-gurih yang dituangkan di atas tempura.
Variasi: Jika disajikan dalam kotak bertingkat (jubako), disebut Tenju
Teknik Memasak
Citra sehat & premium pada banyak menu Jepang yang menonjolkan bahan segar, teknik memasak ringan, dan presentasi elegan jadi unggulan.
Baca tanpa iklan