Sebelum kejadian, Ketua KPU Papua Benny Sweni kepada wartawan di Gedung Negara usai melakukan pertemuan dengan Penjabat Gubernur Papua, MRP dan DPRP, membenarkan telah menerima ancaman pembunuhan melalui pesan singkat SMS.
“Mungkin pelakunya adalah kelompok yang telah menyerang rumah saya, tetapi saya menghimbau jangan kita melakukan hal-hal seperti itu,” tuturnya.
Dia menghimbau kepada pihak yang keberatan melakukan proses secara hukum, namun dirinya meminta dukungan kepada pihak keamanan untuk memberikan pengamanan.
“Kita berharap ada tindakan tegas dan terukur dari pihak keamanan, karena saya sudah melapor ke pihak kepolisian tiga bulan yang lalu dan saya bahkan telah bertemu dengan Bareskrim Brigjen Pol Aridono. Kok di Kota Jayapura seperti Texas, tidak ada jaminan hukumnya. Bagaimana Pilgub Papua ini akan berjalan jika kejadiannya seperti ini di mana setiap orang setiap saat menekan,” paparnya.(*)
Baca tanpa iklan