"Sudah banyak yang kita coba lakukan, di BLK kita dorong forum komunikasi industri, di daerah produksi agar sesuai dengan kebutuhan industri juga," tuturnya.
Dikatakan Hanif keberadaan BLK-BLK di pusat dan daerah harus dimanfaatkan secara maksimal karena terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi para pencari kerja karena program pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan industri.
"Kemnaker terus melakukan proses pembenahan dalam aspek pelatihan, sertifikasi dan penempatan di balai latihan kerja dengan sasaran para pengangguran, pencari kerja dan masyarakat umum sehingga nantinya lulusan BLK langsung dapat terserap pasar kerja di daerah-daerah," kata Hanif.
Setelah berlatih keterampilan dan kompetensi kerja di BLK, para pencari kerja dan pengangguran diharapkan dapat segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, minat dan bakatnya.
Bahkan lebih jauh lagi, diharapkan mereka dapat berwirausaha dan membuka lapangan kerja baru yang bisa bermanfaat lebih besar bagi masyarakat luas.
Baca tanpa iklan