Dalam kesempatan yang sama, Widodo Ramono, Direktur Eksekutif YABI menyatakan, “Dengan kejadian ini akan menambah kehati-hatian kita dalam menangani konservasi badak Sumatera yang memang memiliki perilaku yang sangat unik."
Sementara secara terpisah, Bupati Kutai Barat, Ismail Thomas, mengemukakan keprihatinannya, “Saya sangat prihatin dengan kematian Badak Najaq, dan ini menjadi pelajaran bagi semua pihak dalam melanjutkan penanganan dan penyelamatan Badak-badak selanjutnya yang masih ada di Kutai Barat.”
Baca tanpa iklan