Presiden Southeast Asia Humanitarian (SEAHUM), Imam Rulyawan mengatakan, dalam menangani pengungsi Rohingya di Indonesia diperlukan aliansi dan kolaborasi pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan seluruh komponen masyarakat.
"Kita harus mendorong semua lembaga kemanusiaan dan pemerintah untuk bersama-sama menjadikan ini kerja kolektif," ucap Imam.
Imam menekankan, program ke depan yang amat diperlukan adalah advokasi kebijakan penanganan di tingkat daerah dan pusat. Dengan begitu, nasib pengungsi Rohingya di Indonesia mendapatkan kejelasan.
"Bagaimanapun, penanganan terhadap pengungsi Rohingya ini menjadi preseden negara kita di mata dunia,” katanya.
Baca tanpa iklan