News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

BPI: Sibuk Manuver Ke PDIP Ahok Lupa Urus Banjir Jakarta

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Banjir di Jalan Budimulya Raya, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Selasa (10/2/2015). Curah hujan tinggi serta drainase yang buruk membuat sejumlah tempat di Jakarta terendam banjir. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Ditulis oleh : Bimata Politica Indonesia

TRIBUNNERS - Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, wajar jika saat ini warga Jakarta banyak menunnjukkan ketidaksukaannya kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

Pasalnya, bukan hanya dinilai tidak konsisten namun, kinerja Ahok ternyata banyak dipertanyakan seperti, banjir terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Untuk saat ini Ahok fair tidak  menuduh  banjir Jakarta beberapa waktu lalu akibat sabotase. Namun, peristiwa yang mengakibatkan adanya korban jiwa adalah potret kinerja Ahok yang masih jauh dari harapan warga Jakarta," tutur Panji.

Panji menilai, isu paling utama di Jakarta yaitu kriminalitas, kemacetan, kemiskinan, dan banjir adalah prioritas yang perlu dibenahi oleh para calon Pilkada DKI Jakarta 2017, termasuk incubment yang mempunyai keunggulan karena menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Namun, sangat disayangkan peristiwa banjir yang lalu adalah potret jika incubment tidak maksimal dalam menangani permasalahan Jakarta.

"Banjir Jakarta yang lalu akan membuat kepercayaan publik kepada Ahok semakin berkurang, karena peran Gubernur DKI Jakarta dalam mengatasi persoalan Jakarta adalah tolak ukur memilih calon, dan warga banyak menilai jika saat ini kinerja Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta  tidak maksimal dibandingkan dengan kinerja Ahok  sebagai calon gubernur  yang sangat maksimal bermanuver politik untuk menggoda PDIP agar mengusung dirinya di Pilkada Jakarta 2017," tutup Panji.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini