Baginya memperkenalkan budaya Sunda tidaklah hanya berupa dengan pengucapan salam ‘Sampurasun’ atau pemakaian ikat kepala khas Sunda.
Juga bagaimana menjaga, merawat, melestarikan dan mengamalkan nilai-nilai kearifan lokal budaya adiluhung warisan leluhur yaitu asah, asih, asuh ajaran Prabu Siliwangi mengajarkan kita untuk saling mengasah, saling mengasihi dan saling mengasuh.
Nilai asah, asih dan asuh ini setidaknya menjadi bekal, pegangan dan amanat bagi siapa pun bagi pemimpin di bumi Pasundan sebagaimana budaya adiluhung yang diwariskan Prabu Siliwangi. Semoga!
* Alex Palit, citizen jurnalis, admin Komunitas Pecinta Bambu Unik Nusantara (KPBUN), penulis buku “God Bless and You: Rock Humanisme” penerbit Elex Media Komputindo (2017).
Baca tanpa iklan