Jika Prabowo tak bisa terima rekomendasi ulama, justru mundur akan menjadi langkah terbaik bagi Prabowo, dari pada nekat maju tanpa dukungan para ulama.
Mundur, berarti Prabowo telah menunaikan janjinya "Siap mundur jika ada calon yang lebih baik".
Ini bagian dari komitmen Prabowo kepada para ulama. Lalu, Prabowo tunjuk satu tokoh untuk menggantikan dirinya sebagai capres. Yang harus dipertimbangkan, tokoh itu mesti bisa diterima PKS, PAN, Demokrat dan ulama.
Dan Prabowo naik posisi jadi King Maker. Jauh lebih terhormat. Dengan begitu, dilema berakhir. Ijtima' Ulama jadi berkah, bukan musibah.
Jakarta, 31/7/2018
Baca tanpa iklan