Islam Nusantara itu islam yang kultural, artinya agama yang menghormati budaya. Seperti orang padang berbicara “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” yang artinya adat yang didasarkan syariat agama Islam, yang syariat tersebut berdasarkan pada Al-Quran.
Begitu juga dengan Muhammadiyah dengan Islam Berkemajuan. Itu artinya, Muhammadiyah menjadikan islam untuk memajukan negara di era modern. Yang penting itu masih berpijak pada kebangsaan bukan asal jiplak dari Arab Saudi saja. Tapi Arab sendiri sebenarnya juga tidak salah, karena mereka juga punya budaya seperti wajib miqot.
“Itu semua budaya, jadi jangan dipertentangkan karena itu hanya mempertentangkan apa yang tidak perlu dipertentangkan. Islam Nusantara, Islam Berkemajuan itu sudah paling idel di Indonesia. Jangan itu dijadikan isu politik untuk kepentingan politik yang tidak bermanfaat bagi perkembangan bangsa Indonesia,” kata Kiai Asad.
Baca tanpa iklan