News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Habis Terang Terbitlah Gelap

Editor: Toni Bramantoro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Saat itu ketertindasan perempuan masih ada dan kebiasaan poligami masih kuat di masyarakat. Padahal pikiran anti poligami adalah pikiran maju pada saat itu. Tapi pikiran-pikiran progresif yang muncul dalam konggres tersebut kurang dikenal oleh generasi berikutnya.

Oleh karena itu tanggal 22 Desember tidak hanya sebagai Hari Ibu yang terkesan normatif dan tidak dinamis. Tapi sudah selayaknyalah Pemerintah menetapkan tanggal 22 Desember tersebut sebagai hari jatidiri perempuan Indonesia agar kita tidak terjerembab pada habis terang terbitlah gelap. Seperti buku Kartini yang kita kenal, Habis gelap terbitlah terang, tidak pernah menjadi kenyataan.

*Patricia Leila Roose. SH, MH. Praktisi hukum , pengamat Hukum Tata Negara disampaikan pada diskusi hari Ibu, yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Magister Hukum UBK, Sabtu 21 Desember 2019

Patricia Leila Roose. SH, MH

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini