News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Virus Corona

Pasien Covid-19, Santap Ikan Ambon Manise

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Ikan Cakalang

Ikan adalah salah satu jenis makanan bergizi. Makanya spontan saya tawarkan ke pengelola RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran. Mereka antusias sekali.

Hal yang sama ternyata sudah pernah dilakukan Doni Monardo di Natuna, awal Februari 2020.

Saat itu, bersama Menko PMK dan Menkes mengkoordinasi pemulangna lebih dari 200 WNI dari Hubei, Wuhan – China. Sebelum dikembalikan ke keluarga, mereka dikarantina di pangkalan Kogabwilhan 1 yang ada di Natuna.

Selama 14 hari masa karantina, hampir tiada hari tanpa makan ikan. “Asal tahu saja ya... bagi yang jarang makan ikan, mungkin tidak bisa membedakan rasa ikan. Tetapi bagi yang biasa makan ikan, akan dengan mudah bisa membedakan cita rasa ikan. Ikan kerapu, beda rasanya dengan ikan tongkol, tuna, bandeng, dan lain-lain. Jadi, meski tiap hari makan ikan, tidak akan ada rasa bosan,” papar Doni, fasih.

Untuk memenuhi kebutuhan ikan bagi 200 lebih WNI yang ada di karantina, pihaknya membeli ikan dari para nelayan Natuna. Ikan-ikan di Natuna juga terbilang masih sangat segar. “Makanya, setelah usai karantina, hasilnya semua sehat, dan bisa kembali ke tengah keluarga dengan aman dan nyaman,” pungkas Doni Monardo.

Begitulah, ikan dimakan, ekonomi nelayan tetap berdenyut.(*)

*) Egy Massadiah adalah, Tenaga Ahli BNPB - Anggota Gugas Covid 19

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini