News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Erick Thohir, Islam, dan Pengusaha

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Erick Thohir dan Masjid At Thohir di Los Angeles

Penulis: Usman Al-Farisi

TRIBUNNEWS.COM - Nama Erick Thohir kian menjadi perbincangan publik.

Mulai dari rumah warga, warung kopi, hingga gedung pemerintahan.

Seakan tak habis buku berjilid-jilid jika diminta menceritakan sepak terjang pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1970 ini.

Namun jika diperkenankan mempersingkat, Erick Thohir tak bisa lepas dari dua kata; Islam dan pengusaha.

Di balik penampilan parlentenya, Erick merupakan pemeluk Islam dan pengusaha yang karyanya moncer di dalam dan luar negeri.

Baca juga: Erick Thohir: Alih Kelola Blok Rokan Jadi Kado Istimewa HUT Kemerdekaan RI

Pemeluk Islam

Erick Thohir memeluk agama Islam sejak dilahirkan.

Ayahnya, Haji Mohammad Teddy Thohir merupakan putra Abdul Halik asli Gunung Sugih, Lampung.

Adapun Edna Thohir, ibunda Erick adalah perawat dari Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara Opening Ceremony BBI Jawa Timur yang berlangsung pada hari Sabtu (7/8/2021) secara virtual. (Kementerian BUMN)

Erick Thohir yang memeluk agama Islam mendapatkan didikan dari orang tua yang beragama Islam.

Hal itulah yang mematri kuat sikap Islami pada diri Erick Thohir di kemudian hari.

Istri Erick Thohir, Elizabeth Tjandra juga penganut agama Islam. Pasangan ini dikarunia 4 anak, yaitu Mahatma Arfala Thohir, Mahendra Agakhan Thohir, Makayla Amadia Thohir, dan Magisha Afryea Thohir.

Di kemudian hari, bekal keislaman Erick ini menjadi bekal saat ia menempuh pendidikan di Amerika dan menjalankan usaha di Italia yang mayoritas non-Muslim. Bekal agama yang didapatkan dari orang tua membuat Erick menjadi muslim yang moderat dan tidak anti perbedaan.

Di kedua negara itu, Erick justru merasa tertantang untuk menampilkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam melalui karirnya sebagai pengusaha yang moncer.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini