News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Barat Kalah di Ukraina dan Prospek Perang Rusia-Ukraina

Editor: Setya Krisna Sumarga
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prajurit Ukraina bersiap untuk bergerak ke garis depan dekat kota Bakhmut, pada 8 Maret 2023, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by Aris Messinis / AFP)

Presiden Ukraina Vladimir Zelensky beralasan negaranya tidak menerima cukup tank untuk membuat perbedaan di medan tempur.

Personel militer Ukraina menerima pelatihan manuver lapis baja pada tank tempur Leopard 2 buatan Jerman di pusat pelatihan tentara Spanyol San Gregorio di Zaragoza pada 13 Maret 2023. (OSCAR DEL POZO / AFP)

Moskow telah berulang kali memperingatkan pengiriman senjata ke Kiev oleh AS dan sekutunya tidak akan menghalangi mereka mencapai tujuan operasi militernya di Ukraina.

Para pejabat Rusia, termasuk Presiden Vladimir Putin, telah menekankan perangkat keras apa pun yang dipasok barat akan dimusnahkan.

Kementerian Pertahanan Rusia memperkirakan awal bulan ini Kiev telah menerima lebih dari $203 miliar bantuan luar negeri sejak pecahnya konflik.

Mereka juga telah menerima lebih dari 1.600 peralatan rudal dan artileri, lebih dari 200 sistem pertahanan udara, 5.220 tank dan kendaraan lapis baja. dan lebih dari 23.000 drone.

Kepala Pasukan Teknik Rusia, Letjen Yury Stavitsky mencatat para insinyur militer Rusia memberikan kontribusi yang signifikan dalam memukul mundur serangan balasan Ukraina pada medio 2023.

Tim membangun sistem pertahanan yang mengesankan, meskipun cuaca buruk dan penggunaan senjata presisi tinggi dan UAV secara massal oleh pasukan Kiev.

Stavitsky menyatakan pada saat Kiev meluncurkan operasi musim panasnya, Rusia telah menggali lebih dari 3.600 kilometer parit dan jalur komunikasi.

Militer Rusia menciptakan lebih dari 150.000 tempat perlindungan parit untuk peralatan, dan mempersenjatai lebih dari 4.500 galian dan 12.000 struktur beton bertulang.

Infrastruktur pertahanan ini dibangun di sepanjang garis wilayah Ukraina yang diduduki dan kini dikontrol pasukan Rusia.

Meski kenyataannya dukungan militer barat ke Ukraina nyaris tak berarti, Uni Eropa bersikukuh menolak jalan damai Rusia-Ukraina.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell menolak gagasan perundingan perdamaian dan gencatan senjata di Ukraina.

Ia malah menuntut negara-negara anggota blok tersebut melakukan apa pun yang diperlukan agar Kiev dapat mengalahkan Moskow.

Dalam sebuah opini untuk majalah L’Obs Prancis pada Selasa (30/1/2024), Borrell mendesak para pemimpin Uni Eropa menolak godaan perdamaian dengan Rusia.

“Gagasan-gagasan ini salah pada 2022, dan tetap salah hingga saat ini,” tulisnya. Tidak jelas seruan perdamaian mana yang dimaksud Borrell.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini