Sementara untuk mengatasi ketimpangan antar pendapatan per kapita dalam jangka menengah dan panjang, fokusnya adalah pengembangan SDM. Hal ini sejalan dengan langkah pemerintah melalui program perbaikan gizi terhadap 82,9 juta penerima manfaat yang terdiri dari siswa, santri, balita dan ibu hamil.
Perubahan radikal dan revolusioner yang dapat dilakukan oleh presiden Prabowo adalah mewajibkan pelaku usaha menengah dan besar melaksanakan kemitraan usaha (sub-contract) dengan pelaku usaha kecil, mikro dan ultra mikro.
Hal tersebut akan menciptakan model pembangunan gotong royong sesuai Amanah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Merujuk pada Acemoglu, Johnson, dan Robinson, peraih hadiah nobel ekonomi tahun 2024, Prabowonomics akan memberikan benefit jangka panjang jika ditopang oleh reformasi hukum dan politik yang radikal.
Mewujudkan institusi, dalam hal ini sistem politik dan hukum yang inklusif sehingga memberikan manfaat maksimal kepada semua anak bangsa.
Baca tanpa iklan