Refleksi
Perdebatan imajinatif ini menggambarkan dua wajah fiskal Indonesia. Sri Mulyani menekankan stabilitas, disiplin, dan legalitas, sementara Purbaya mendorong keberanian, likuiditas, dan akselerasi pertumbuhan.
Mungkin jalan tengahnya adalah kombinasi keduanya: uang negara harus tetap aman, tapi juga tidak boleh diam terlalu lama. Dengan keseimbangan ini, fiskal bisa tetap kredibel sekaligus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi.
Baca tanpa iklan