News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Hari Guru Nasional

Guru Sejahtera dan Kompeten, Pilar Pendidikan Indonesia

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Gedung Nusantara V, guru sebagai penjaga masa depan bangsa.

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)   

Wakil Ketua MPR RI periode 2024–2029  

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI  

Informasi pribadi  

Tempat/Tanggal Lahir  

Bandung 24 November 1980 (umur 44) 

Latar Belakang Pendidikan

Universitas Curtin, Perth  

Universitas Teknologi Nanyang

Institut Pertanian Bogor  

Pekerjaan  

Politikus

Pernyataan disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Guru Nasional 2025 bertajuk "Guru Penjaga Masa Depan Bangsa: Memperkuat Karakter, Ilmu, dan Demokrasi" di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta. 

Hari Guru 2025 menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. 

Di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks, penguatan kesejahteraan dan kompetensi guru harus ditempatkan sebagai prioritas utama agar kualitas pendidikan Indonesia mampu bersaing dan menjawab kebutuhan zaman.

Peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk karakter generasi penerus di era perubahan teknologi yang begitu cepat. 

Guru adalah penjaga masa depan bangsa, pilar utama pendidikan yang menentukan kualitas dan arah kemajuan Indonesia ke depan. 

Karena itu, peningkatan keterampilan guru, digitalisasi pembelajaran, serta kesejahteraan dan perlindungan profesi guru harus menjadi prioritas dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pentingnya peran guru sebagai pilar utama dalam tujuan bernegara. Menghargai peran luar biasa para guru di seluruh Indonesia. Yang telah menjadi bagian dari tujuan bernegara.

Mengutip amanat Konstitusi Pasal 31 UUD NRI 1945 mengenai hak pendidikan bagi seluruh warga negara. Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pembentuk masa depan bangsa. Guru adalah cahaya yang menuntun perjalanan hidup generasi penerus bangsa. Guru, membentuk dan menuntun masa depan bangsa ini.

Hari Guru adalah momen untuk mengingat kembali betapa berharganya peran guru dalam hidup kita. Meskipun bekerja dalam diam, jasanya terasa sepanjang hayat.

Pentingnya penguatan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan yang adaptif terhadap perkembangan era digital, terutama bagi guru SD yang berperan besar dalam membangun fondasi karakter anak sejak dini. 

Pendekatan pembelajaran menyenangkan dan berkarakter (fun learning berkarakter) diyakini menjadi kunci untuk menciptakan generasi unggul—cerdas secara akademik, kuat secara moral, serta berdaya saing dalam menghadapi masa depan.

Guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai moral yang menjadi fondasi bangsa. 

Di tengah tantangan digital dan perubahan budaya saat ini, menurut Edhie Baskoro, guru tetap menjadi kompas bangsa. 

Di era perubahan yang cepat, guru menjadi penuntun arah, memastikan setiap anak bisa menapaki jalan yang benar. 

Oleh karena itu, menjaga guru sama artinya menjaga masa depan bangsa.

Tantangan guru hari ini besar: teknologi bergerak cepat, fasilitas tidak merata, dan nilai anak-anak diuji oleh perubahan budaya. 

Namun, peran guru tetap vital: membangun karakter, literasi digital, toleransi, kreativitas, dan interaksi. Serta menjaga nilai Pancasila dan meningkatkan rasa cinta tanah air.

Karena itu, dukungan nyata terhadap profesi guru. Kita berharap guru mendapatkan pelatihan, dukungan, kesejahteraan, dan perlindungan kerja yang layak. Karena guru yang kuat berarti pendidikan yang kuat. Dan itulah jalan menuju Indonesia Emas 2045.

Jika satu guru bisa mengubah satu anak, dan perubahan itu dapat memengaruhi masa depan Indonesia. Bayangkan jika ribuan anak terinspirasi, maka Indonesia akan semakin hebat. Terima kasih guru, jangan pernah lelah memajukan anak bangsa menuju Generasi Emas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini