News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Mengajak Publik Menjadi Mata Digital Bawaslu

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Profile Tribunners: Benny Sabdo - Anggota Bawaslu DKI Jakarta; Peserta International Student Course on Law Reform Universitas Muhammadiyah Malang 2026

Masalah utama algoritma media sosial saat ini bersifat amoral. Algoritma dirancang dengan satu tujuan tunggal, yaitu maksimalisasi keterikatan (engagement). Sayangnya, dalam psikologi massa, kemarahan, kebencian, dan teori konspirasi jauh lebih menjual daripada kebenaran.

Membentengi pemilu dari manipulasi algoritma bukan berarti memusuhi teknologi. Hal ini adalah upaya untuk memastikan bahwa teknologi bekerja untuk memperkuat demokrasi, bukan justru merobek tenun sosial demi keuntungan petualang politik.  

Suara rakyat adalah mandat konstitusional. Jika pembentuk undang-undang alpa meregulasi, kita mungkin akan menyaksikan pemilu terakhir di mana manusia benar-benar menjadi pemegang kendali atas pilihannya sendiri. Demokrasi tidak boleh kalah oleh kalkulasi algoritma.

Penguatan teknologi bagi Bawaslu bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat. Bawaslu akan menjadi pelindung bagi peserta pemilu, termasuk anggota DPR yang akan mencalonkan kembali dari pembunuhan karakter lewat hoaks digital.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini