News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Antisipasi Kenaikan Harga BBM Subsidi Tahun 2027

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BBM SUBSISI - Rencana kenaikan harga BBM subsidi pada Januari 2027 berisiko memicu gelombang protes massa jika masyarakat tidak diberikan alternatif moda transportasi yang murah. 

Alokasi dana sebesar Rp10 triliun untuk pembenahan angkutan umum di daerah (melalui skema Inpres atau subsidi Buy The Service akan memberikan dampak yang bersifat multiplikasi, baik dari sisi ekonomi, sosial, hingga keselamatan. 

Manfaat strategis yang dapat diperoleh sebagai berikut:

  • Pertama, sebagai jaring pengaman ekonomi masyarakat. 

Kenaikan biaya energi (seperti BBM) sering kali memicu inflasi dan menurunkan daya beli. 

Angkutan umum yang murah atau gratis bagi pelajar, buruh, dan masyarakat berpenghasilan rendah berfungsi sebagai "subsidi langsung" yang tepat sasaran. 

Dana Rp10 triliun ini mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga secara signifikan dibandingkan subsidi kendaraan pribadi.

  • Kedua, efisiensi fiskal dan anggaran. 

Secara angka, Rp 10 triliun jauh lebih efisien dibandingkan rencana subsidi kendaraan listrik pribadi (misalnya motor listrik) yang membutuhkan dana lebih besar (sekitar Rp 30 triliun) namun manfaatnya bersifat individual. 

Investasi Rp 10 triliun dapat menjangkau sekitar 200 kota dengan sistem angkutan modern. 

Manfaatnya dapat mengurangi beban negara terhadap subsidi BBM jangka panjang karena perpindahan moda dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.

  • Ketiga, mitigasi risiko sosial dan unjuk rasa. 

Transportasi publik adalah isu sensitif yang menyentuh akar rumput. 

Penyediaan transportasi umum yang layak sebelum adanya kebijakan penyesuaian harga BBM dapat menjadi alat peredam gejolak sosial. 

Masyarakat cenderung lebih kooperatif terhadap kebijakan energi pemerintah jika tersedia alternatif mobilitas yang murah dan berkualitas.

  • Keempat, peningkatan keselamatan transportasi.

Banyak kecelakaan lalu lintas di daerah melibatkan pelajar yang menggunakan sepeda motor karena tidak adanya pilihan lain. 

Dengan tersedianya angkutan sekolah yang terintegrasi (seperti contoh sukses di Kabupaten Magelang), angka kecelakaan di usia produktif dapat ditekan secara drastis.

  • Kelima, pemerataan pembangunan dan konektivitas regional.

Dana ini dapat digunakan untuk:

(1) modernisasi armada, yakni mengganti angkutan yang sudah tidak layak dengan unit baru yang nyaman (ber-pendingin dan aman)

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini