Laporan Reporter Tribunnews Video, Hadi Maulana
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Jajaran Satreskrim Polresta Barelang terus menelusuri mengenai praktek prostitusi online di Kota Batam.
Kapolresta Barelang Kombes Asep Safrudin mengatakan, setelah beberapa waktu lalu menemukan adanya panti pijat yang menawarkan anak di bawah umur melalui internet, pihaknya akan terus mencari para pelaku-pelaku lainnya.
"Kita akan terus mencari, menelusuri dan meminta informasi dari masyarakat," kata Asep, Kamis (28/5/2015).
Mengenai banyaknya anak di bawah umur yang di datangkan dari luar daerah seperti Jawa Barat, Asep mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian di sana.
"Kami kerjasama juga dengan kepolisian Jawa Barat. Kami ada jaringan juga disana," ungkap Asep.
Saat ini kasus prostitusi online dan traficking yang dilakoni pengelola Flamboyan Massage masih terus diproses. Termasuk dua orang Warga Negara Asing asal Singapura yang ikut tertangkap karena menggunakan jasa prostitusi anak di bawah umur.
"Para pelaku masih kita proses," terang Asep.
Praktek traficking tersebut diketahui dikelola oleh Flamboyan Massage yang terletak di komplek pertokoan Paradise Nagoya. Dalam prakteknya pengelola memasang iklan menyediakan perempuan-perempuan muda di sebuah situs internet.