Untuk menjual barang haram tersebut, ia memerlukan waktu sampai 20 hari.
Mengenai pelanggannya, Hanafi mengaku rata-rata dari kalangan pekerja.
Namun ada juga dari kalangan pelajar.
Pelajar yang membeli sabu, lanjutnya, biasanya hanya membeli paket murah dengan harga Rp 100 ribu.
"Saya tidak ingat lagi sudah beberapa kali membeli sabu. Tapi yang jelas pelajar juga ada, tapi terbanyak itu pekerja harian seperti buruh bangunan," ujarnya. (*)
Baca tanpa iklan