TRIBUNNEWS.COM – Bagi pencinta musik, khususnya gitaris, nama Gibson SG tentu bukan hal yang asing. Gitar ini begitu familer karena kerap menjadi senjata andalan para musisi rock papan atas.
Di antaranya, ada Angus Young yang setia menggunakannya bersama AC/DC, Tony Iommi yang membentuk fondasi sound metal bersama Black Sabbath, hingga Derek Trucks yang membuktikan fleksibilitas SG di ranah blues-rock.
Ketiganya punya karakter bermain yang berbeda, tapi memilih gitar yang sama. Bukan tanpa alasan, Gibson SG memang lahir dengan DNA yang sejak awal dirancang untuk bermain keras, lantang, dan penuh karakter.
Tampilannya sendiri sudah berbicara banyak sebelum senar pertama dipetik. Bodinya tipis, ramping, dengan double cutaway yang tajam di kedua sisi neck, membuatnya terlihat agresif dan siap tempur di atas panggung.
Warna merah ceri atau hitam legam yang kerap menghiasinya semakin mempertegas kesan gahar yang menjadi ciri khasnya.
Namun, di balik tampilannya yang memukau, justru karakter suara dan konstruksi teknisnya yang membuat SG benar-benar istimewa di tangan para gitaris beraliran keras.
Bodi Solid Gibson SG
Segalanya bermula dari pilihan material. Gibson SG menggunakan solid body dari kayu mahoni tanpa lapisan tambahan, berbeda dari saudaranya Les Paul yang menggunakan maple cap di bagian atas.
Dilansir dari laman guitarguitar.co.uk, mahoni secara natural menghasilkan suara yang hangat, mid-range tebal, dan sustain panjang, kombinasi yang sangat ideal saat dimainkan dengan distorsi berat karena frekuensi mid-nya mudah menembus mix dan terdengar jelas di tengah kekacauan suara yang keras.
Bobotnya yang ringan dibanding Les Paul juga bukan sekadar soal kenyamanan bermain. Bodi yang lebih tipis membuat getaran senar lebih bebas beresonansi ke seluruh badan gitar, memperkuat sustain sekaligus menghadirkan karakter agresif yang menjadi tanda tangan suara SG.
Gibson SG Dipersenjatai 2 Humbucker
Dikutip dari laman gibson.com, dari sisi pickup, SG Standard dipersenjatai dua humbucker, yakni 490R di posisi neck dan 490T di posisi bridge.
Humbucker menggunakan dua koil yang saling membatalkan noise, menghasilkan output lebih tinggi, suara lebih tebal, dan bebas gangguan frekuensi liar.
Pickup bridge-nya secara khusus menghasilkan serangan tajam dengan karakter mid-high yang agresif, sangat responsif terhadap gain tinggi dari amplifier maupun pedal distorsi.
Keunggulan lain datang dari desain double cutaway-nya yang dalam dengan heel tipis. Menurut laman equipboard.com, desain ini memungkinkan akses ke fret-fret tinggi, termasuk fret 22 dan 24, tanpa hambatan berarti seperti diberitakan equipboard.com.
Bagi gitaris rock yang mengandalkan solo panjang dan riff di register tinggi, ini adalah keunggulan yang tidak bisa diabaikan.
Soal scale length, SG menggunakan ukuran 24,75 inci yang menghasilkan tegangan senar lebih rendah dibanding Fender Stratocaster.
Baca tanpa iklan