Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Asian Para Games 2018

Tim Basket Kursi Roda Putra Indonesia Janji Tunjukan Totalitasnya di Laga Pamungkas Penyisihan Grup

Timnas Basket Kursi Roda Putra Indonesia bakal menghadapi Irak dalam pertandingan terakhir dari lanjutan babak penyisihan Pool A yang digelar di Hall

Tim Basket Kursi Roda Putra Indonesia Janji Tunjukan Totalitasnya di Laga Pamungkas Penyisihan Grup
TribunSolo.com/Ambar Purwaningrum
Timnas Basket Kursi Roda Putra Indonesia 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Timnas Basket Kursi Roda Putra Indonesia bakal menghadapi Irak dalam pertandingan terakhir dari lanjutan babak penyisihan Pool A Asian Para Games 2018 yang digelar di Hall Basket Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (11/10) siang. Indonesia disebut bakal tampil total dengan mengerahkan seluruh kemampuan yang mereka miliki.

Hal itu diungkap Asisten Pelatih Timnas Basket Kursi Roda Putra, Nuruz Zaman meminta anak asuhnya tampil penuh totalitas.

Performa yang ditunjukan saat kalah lawan Thailand 10-62 Rabu (10/10) pagi tadi di Basket Hall GBK Senayan, harus dibayar dengan permainan lebih baik.

Baca: TERPOPULER, Akui Kepintaran Prabowo Cs, Ruhut Sitompul Sebut Jokowi-Ma'ruf Jadi Korban Kasus Ratna

Setelah kalah tiga kali, menghadapi Irak besok, Nuruz berharap Donald Pura Santoso dkk bisa menutup kiprah di Asian Para Games 2018 dengan semangat perjuangan agar bisa dirasakan para suporter yang hadir besok.

"Kami berusaha main maksimal karena ditonton ratusan orang dan mereka mensupport juga. Kami akan berusaha yang terbaik tapi jika untuk berikan kemenangan, kami tidak janji," katanya, Rabu (10/10/2018).

Timnas Basket Kursi Roda Indonesia, kata Nuruz, masih berada dibawah Irak dalam segi teknik individu, ditambah dengan postur para pemain Irak yang menjulang tinggi.

Nuruz mengatakan para pemain Irak tak berbeda jauh dengan tim Iran yang pernah mengalahkan anak asuhnya itu pada laga pembuka Asian Para Games 2018 Minggu (7/10) kemarin.

Pada laga itu, Indonesia menelan kekalahan telak 38-4, 18-7, 29-2, 32-4 dengan total skor 117-17 untuk kemenangan Iran.

Kendati ada persamaan, Timnas Indonesia, kata Nuzur trlah menyiapkan strategi khisis guna meredam keunggulan postur tubuh dan power dari tiap pemain Irak.

"Kami sudah siapkan strategi untuk meredam keunggulan postur tubuh dan power pemain Irak. Kami akan berusaha menahan pemain Irak agar tidak mudah masuk dan berada di bawah ring. Pemain harus jaga zona pertahanan di zona three point saat ditekan," pungkasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...

Berita Terkait :#Asian Para Games 2018

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas