Hillary Clinton Tuding WikiLeaks dan Rusia Bantu Kemenangan Trump
Hillary Clinton melontarkan serangan terhadap pendiri website WikiLeaks Julian Assange, menyebutnya sebagai "alat intelijen Rusia"…
Hari Senin (16/10/2017) pagi, Assange menjawab tuduhan Hillary Clinton.
"WikiLeaks memiliki rekor tanpa cacad dalam akurasi," katanya dalam postingan di akun Twitter.
Dia menambahkan bahwa Hillary "bukanlah orang yang kredibel", dan menambahkan "bocoran terakhir mengenai Rusia dirilis tiga minggu yang lalu ".
Hillary memperingatkan serangan siber kini telah menjadi hal biasa.
"Kita harus terbiasa dengan gagasan bahwa serangan siber adalah bentuk pencurian baru yang sangat canggih dan sangat rumit," katanya.
"Ini merupakan pendahuluan terhadap apa yang akan kita lihat seterusnya dalam perpolitikan kami atau perpolitikan Anda atau perpolitikan negara demokrasi manapun, kecuali jika kita mengetahui cara mengatasinya, serta mencegah dan menguranginya," katanya.
Interview lengkap dengan Hillary Clinton disiarkan di ABC TV Senin malam Pukul 8.30 AEST. Selain itu juga akan live di Four Corners Facebook page dan tersedia di ABC listen app.
Diterjemahkan oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News di sini.
