Kompleksitas Industri Sawit Indonesia Dibahas di Melbourne
Industri kelapa sawit di Indonesia masih menjadi penyumbang devisa terbesar dari penjualan minyak sawit dan produk turunannya. Tapi…
Perlukah memboikot produk turunan kelapa sawit?
Salah satu penonton bertanya dalam sesi diskusi apa yang bisa dilakukan oleh kita sebagai konsumen untuk mengatasi permasalahan industri sawit.
Menurut Suraya, kebanyakan yayasan dan lembaga kemasyarakatan bukan milik pemerintah, atau NGO, ketika ditanya apakah mereka akan memboikot produk minyak sawit, jawabannya adalah tidak.
"Kita sebagai konsumen tidak bisa bekerja sendirian. Kita harus melakukannya dengan pihak lain. Meski negara memiliki posisi yang lemah dalam mengatur industri sawit, tapi konsumen harus melibatkan tingkat nasional bahkan internasional."
Sementara itu menurut Profesor Vedi Hadiz, dosen di University of Melbourne yang juga hadir dalam acara nonton bareng, industri sawit bukanlah kepentingan nasional, melainkan internasional.
"Jadi kita bisa melihat kompleksnya masalah ini dan bagaimana satu sama lain baik di tingkat daerah, nasional, dan internasional, saling terkait."
Menurut Profesor Vedi, dengan sistem perekomian kapitalis maka tujuan yang diutamakan adalah mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, tanpa mempedulikan keberlanjutan lingkungan.
"Cara kerja industri kelapa sawit akan terus sustainable, karena profitable."

Baca tanpa iklan